MOL ( Mikro Organisme Lokal) Sebagai Dekomposer Pupuk Kompos


PATRA _ MOL atau Mikro Organisme Lokal adalah larutan hasil proses fermentasi dari berbagai jenis bahan-bahan organik. Larutan MOL mengandung bakteri, perangsang pertumbuhan, unsur hara mikro dan makro, dan sebagai agens hayati pengendali hama dan penyakit tanaman. Dengan kandungan-kandungan tersebut MOL dapat digunakan sebagai dekomposer (pengurai) dalam pembuatan pupuk kompos. MOL dapat mempercepat proses penguraian bahan organik yang digunakan dalam proses pembuatan pupuk kompos
Ada beberapa jenis MOL (Micro Organisme Lokal) yang digolongkan berdasarkan bahan pembuatannya, salah satunya adalah MOL buah. MOL buah adalah MOL yang terbuat dari sisa atau limbah buah-buahan. Dalam pembuatan MOL buah kita bisa memanfaatkan limbah atau sisa – sisa buah-buahan yang ada disekitar kita. Hampir semua buah bisa kita jadikan sebagai bahan pembuatan MOL diantaranya adalah pepaya, pisang, tomat dan jambu yang sudah membusuk.
Bahan tambahan untuk pembuatan MOL sebanyak 1 kg limbah buah-buahan adalah gula merah 1 kg dan air kelapa 1 liter. Cara membuatnya cukup sederhana, limbah buah-buahan dilumatkan, gula merah dilarutkan dengan air kelapa. Kemudian semua bahan dicampur dan dimasukkan ke dalam jiregen, tutup dengan rapat dan difermentasikan selama 2 minggu, tutup jirigen perlu dibuka setiap pagi selama 5 menit untuk membuang gas yang terbentuk.
Pengaplikasian MOL dalam pembuatan kompos adalah dengan cara mencampurkan 1 liter MOL dengan 5 liter air, aduk sampai larut dan semprotkan pada bahan kompos. Dengan pemakain MOL dari limbah buah-buahan ini selain bisa mengurangi biaya produksi juga bisa meminimalisis pemakain decomposer kimia yang banyak dijual di pasaran sehingga lebih ramah lingkungan.(arn)

0 Response to "MOL ( Mikro Organisme Lokal) Sebagai Dekomposer Pupuk Kompos"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel